Topologi Jaringan
Nama : Jayang
Browijoyo Suryo
NIM : 12190253
Kelas : 12.3A.07
Topologi Jaringan
Topologi Jaringan adalah suatu metode atau cara untuk
menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lain yang membentuk menjadi
sebuah jaringan, dimana penggunaan topologi jaringan didasarkan pada kecepatan
akses data, biaya serta ukuran maupun tingkat konektivitas yang nantinya akan
mempengaruhi kualitas maupun efiensi suatu jaringan, serta struktur atau
jaringan yang digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer
lainnya bisa dengan menggunakan kabel ataupun tanpa kabel (nirkabel).
Setiap topologi jaringan komputer memiliki perbedaan:
1. Berbeda dari segi kecepatan pengiriman data
2. Biaya pembuatan
3. Serta kemudahan dalam proses maintenancenya.
Dan juga setiap jenis topologi jaringan komputer memiliki
kelebihan serta kekurangannya masing-masing
Klasifikasi Topologi Jaringan :
1. Physical Topology
Topologi yang menggambarkan penempatan node jaringan dan koneksi fisik
di antara jaringan computer.
2. Logical Topology
Topologi yang menggambarkan jalur yang dilewati oleh sebuah paket data disaat
mereka melalui suatu jaringan dan diatur oleh protokol yang digunakan oleh data
tersebut.
3. Signal Topology
Menggambarkan jalur yang dilalui suatu sinyal disaat mereka melintasi
jaringan.
Jenis-jenis Topologi Jaringan
1. Topologi Ring
Topologi ring atau topologi cincin merupakan suatu topologi
jaringan yang dipakai untuk menghubungkan sebuah komputer dengan komputer
lainnya dalam sebuah rangkaian yang berbentuk melingkar seperti cincin. Jenis
topologi ini paling banyak digunakan di lingkungan perkantoran atau perusahaan.
Kelebihan :
- Biaya
untuk instalasinya cenderung murah
- Performa
koneksi cukup baik
- Proses
instalasi dan konfigurasi cukup mudah
- Implementasinya
mudah dilakukan
- Transmisi
data relatif sederhana
Kekurangan :
- Jika
terjadi masalah, troubleshooting jaringan ini terhitung rumit
- Pada
jaringan ini tabrakan arus data sangat rentan terjadi
- Koneksi
pada jaringan akan terputus jika salah satu koneksi bermasalah
- Diperlukan
pengelolaan serta penanganan khusus bandles
2. Topologi Bus
Topologi bus adalah topologi jaringan yang lebih sederhana.
Pada umumnya topologi jaringan ini dilakukan pada installasi jaringan berbasis
kabel coaxial. Jenis topologi ini biasanya digunakan untuk jaringan komputer
perusahaan dengan skala kecil.
Kelebihan :
- Kemudahan
dalam penambahan client atau workstation baru
- Mudah
digunakan dan sangat sederhana
- Biaya
instalasi murah karena kabel yang digunakan sedikit
- Layout
kabel sederhana
- Penerapannya
tidak membutuhkan biaya besar dibanding topologi jaringan yang lainnya
Kekurangan :
- Sering
terjadi tabrakan arus data
- Proses
pengiriman dan penerimaan data kurang efisien
- Topologi
bus yang lama sulit untuk dikembangkan
3. Topologi Star
Kelebihan :
- Jaringan
topologi ini tetap berjalan baik walaupun salah satu komputer client bermasalah
- Tingkat
keamanan data pada topologi ini cukup baik
- User
lebih mudah mendeteksi masalah pada jaringan
- Lebih
fleksibel
- Akses
Kontrol terpusat
- Tahan
terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk
Kekurangan :
- Topologi
ini terhitung mahal karena menggunakan cukup banyak kabel
- Seluruh
komputer dalam jaringan ini akan bermasalah jika hub atau switch mengalami
masalah
- Topologi
star sangat tergantung pada terminal pusat
4. Topologi Mesh
Topologi jaringan mesh adalah suatu topologi jaringan dimana
setiap perangkat komputer saling terhubung secara langsung. Jenis topologi
jaringan komputer ini biasanya digunakan pada jaringan yang memiliki perangkat
komputer sedikit.
Kelebihan :
- Bandwidth
limit nya cukup besar
- Security
data pada topologi ini sangat baik
- Tidak
terjadi tabrakan arus data karena jalur pengiriman data sangat banyak
- Pengiriman
data, dari satu node ke sejumlah simpul yang lain dapat dilakukan secara
bersamaan
Kekurangan :
- Kabel
yang dibutuhkan jumlahnya banyak
- Biaya
installasi topologi mesh sangat mahal karena menggunakan banyak kabel
- Installasinya
sangat rumit
5. Topologi Tree
Topologi tree atau topologi pohon adalah hasil penggabungan
dari topologi bus dan topologi star. Topologi jaringan berbentuk tree pada
umumnya dipakai untuk interkoneksi antara hirarki dengan pusat yang
berbeda-beda.
Kelebihan :
- Dapat
dan mudah dikembangkan menjadi topologi jaringan yang lebih luas
- Susunan
topologi ini terpusat secara hirarki sehingga pengaturan data menjadi lebih
mudah
- Semua
komputer pada topologi tree memiliki akses segera ke node tetangga dalam
jaringan dan juga hub pusat. Jaringan tree memungkinkan beberapa perangkat
jaringan dihubungkan dengan hub pusat
Kekurangan :
- Topologi
tree memiliki kinerja jaringan yang lambat
- Penggunaan
kabel yang sangat banyak sehingga biaya installasinya mahal
- Kabel
backbone merupakan sentral dari topologi ini
- Bila
komputer bagian atas bermasalah, maka komputer bagian bawah juga akan
bermasalah
6. Topologi Peer to Peer
Topologi peer to peer adalah bentuk jaringan komputer yang
sangat sederhana karena hanya menghubungkan 2 komputer dengan menggunakan
sebuah kabel. Dalam hal ini, masing-masing komputer dalam jaringan ini dapat
berfungsi sebagai server ataupun client secara bergantian.
Kelebihan :
- Biaya
installasi sangat murah
- Proses
installasi mudah
- Setiap
komputer dapat berperan sebagai server atau client
Kekurangan :
- Topologi
ini sangat sulit dikembangkan
- Security
dalam topologi ini sering bermasalah
- Proses
troubleshooting termasuk rumit
- Sistem
keamanan di konfigurasi oleh masing-masing pengguna
7. Topologi Linear
Topologi linier atau juga disebut dengan topologi bus
berurut atau topologi runtut. Topologi ini umumnya hanya memakai satu kabel
utama sebagai konektor masing-masing titik sambungan pada setiap komputer.
Kelebihan :
- Mudah
dikembangkan
- Penggunaan
kabel sedikit
- Tata letak topologi linier
sederhana dan mudah
- Topologi ini tidak membutuhkan
kendali sentral
- Pengurangan
atau Penambahan terminator dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang
berjalan
Kekurangan :
- Kepadatan
trafik data cukup tinggi
- Security
data tidak terjamin
- isolasi
dan deteksi kesalahan sangat kecil
- Bila
jumlah pemakai bertambah kecepatan akan menurun
8. Topologi Hybrid
Topologi Hybrid adalah gabungan dari beberapa topologi yang
berbeda dan membentuk jaringan baru. Biasanya, jenis topologi ini digunakan
ketika suatu perusahaan diambil alih oleh perusahaan lainnya sehingga jaringan
komputer di dalam perusahan tersebut mengalami perubahan dengan membentuk
jaringan baru.
Kelebihan :
- Topologi
ini sifatnya fleksibel
- Penambahan
koneksi lain pada topologi ini menjadi sangat mudah
- Dapat
dikombinasikan dengan berbagai topologi jaringan komputer lain tanpa perlu
membuat perubahan apapun pada topologi yang sudah ada
Kekurangan :
- Proses
installasi dan pengaturannya cukup rumit
- Manajemen
pada topologi hybrid sangat sulit dilakukan
- Biaya
untuk membuat topologi ini cukup mahal
Sumber Referensi :
http://www.markijar.com/2015/09/8-topologi-jaringan-komputer-lengkap.html
http://mohamadmiftahhudin.blogspot.com/2018/06/topologi-jaringan.html







Comments
Post a Comment